Kelebihan Gizi

 Gizi lebih terjadi ketika pemasukan kalori dan energi yang dikeluarkan tidak seimbang. Atau ketika seseorang terlalu banyak mengonsumsi zat gizi tertentu, seperti protein atau lemak. Hal ini kemudian memicu overweight atau obesitas.Kelebihan gizi atau overnutrisi berisiko menyebabkan penyakit degeneratif seperti diabetes melitus, stroke dan kanker.

Kekurangan gizi terjadi akibat asupan gizi di bawah kebutuhan tubuh, sedangkan kelebihan gizi timbul karena asupan gizi melebihi kebutuhan tubuh.Melansir Buku Lansia Milenial: Hidup Sejahtera di Masa Lanjut Usia (2019) karya dr. Handojo Tjandrakusuma, ada sejumlah gangguan kesehatan yang rentan dialami oleh para lansia ketika tak mengonsumsi cukup nutrisi. Berikut beberapa di antaranya: 
1. Dehidrasi Dokter berusia 80 tahun yang pernah mendapat apresiasi dari WHO berupa The Sasakawa Health Prize WHO Award tahun 1992 itu menerangkan pada lansia, umumnya terjadi kemunduran sensitivitas rasa haus. Oleh sebab itu, asupan air minum pada lansia sebaiknya berdasarkan takaran atau tidak membiarkan hingga rasa haus itu muncul. Jumlah kebutuhan air minum pada lansia kurang lebih 1,5 liter per hari. Dianjurkan para lansia tidak diberikan air minum terlalu banyak karena akan menimbulkan gejala buang air kecil (BAK) berlebih. Sementara, BAK terlalu sering bisa menyebabkan unsur kalium pada tubuh keluar terlalu banyak.
2. Anemia Menurut Handojo, lansia rentan terhadap anemia. Anemia adalah suatu keadaan di mana kadar hemoglobin (protein pembawa oksigen) dalam darah berada di bawah normal. Ada beberapa penyebab sesesorang atau lansia bisa mengalami anemia, di antaranya yakni: Asupan dan penyerapan zat besi (Fe) berkurang Kekurangan vitamin B12 Kekurangan asam folat Gejala anemia pada lansia bisa dideteksi dari wajah yang tampak pucat. Untuk lebih jelas, deteksi anemia bisa juga dilakukan dengan cara melihat lapisan dalam kelompak bawah mata. Jika bagian tersebut berwarna kemerahan, lansia itu kemungkinakn tak mengidap anemia. Namun, apabila bagian dalam kelopak mata tampak putih pucat, mereka disinyalir alami anemia. 
3. Osteoporosis Para lansia kemungkinan besar akan mengalami osteoporisis atau tulang keropos. Hal itu terjadi karena pada umumnya osteoporisis disebabkan oleh menurunnya kepadatan tulang seiring bertambahnya usia.Namun, kondisi itu bisa semakin parah apabila para lansia kurang asupan kalsium. Akibat terjadinya osteoporisis tidak lain adalah tulang menjadi mudah patah dan hal itu sering terjadi pada lansia.
Akibat dari kelebihan gizi pada anak adalah obesitas sejak dini, bayi yang memiliki berat badan yang tidak seharusnya akan mengidap penyakit obesitas. Bukan hanya itu, ternyata anak-anak yang memiliki kelebihan gizi juga bisa terkena penyakit selain obesitas, yaitu Persendian, ganggung tidur hingga kardiovaskular.Asupan zat gizi menunjukkan korelasi yang positif dengan perkembangan kecerdasan anak. Berbagai penelitian menunjukkan, bahwa skor IQ anak dengan asupan gizi optimal memiliki nilai yang lebih baik, dibandingkan nilai IQ anak yang mengalami gizi kurang.
Akibatnya, kurang gizi pada anak bisa membuat pertumbuhan dan perkembangan otak anak serta fisiknya terganggu. Secara garis besar, anak kurang gizi umumnya mempunyai berat badan kurang (underweight), kurus (wasting), pendek (stunting), serta kekurangan vitamin dan mineral. diketahui bahwa faktor gizi sangat esensial bagi pertumbuhan dan perkembangan otak. Keseimbangan antara asupan dan kebutuhan zat gizi sangat mempengaruhi pertumbuhan, perkembangan, kecerdasan, kesehatan, aktivitas anak, dan hal-hal lainnya. 
Gizi baik adalah  Keadaan gizi seseorang terjadi karena seimbangnya jumlah asupan (intake) zat gizi dan jumlah yang dibutuhkan (required) oleh tubuh yang ditandai dengan berat badan menurut umur (BB/U) yang berada pada > -2SD sampai 2 SD tabel baku WHO-NCHS.Gizi yang optimal sangat penting untuk pertumbuhan normal serta perkembangan fisik dan kecerdasan anak. Dengan gizi yang seimbang maka diharapkan anak memiliki tubuh sehat, tidak mudah terserang penyakit infeksi dan lain sebagainya.





Komentar

Postingan populer dari blog ini

Macam macam warna urine