Langsung ke konten utama

Cangkok Rambut

 Transplantasi rambut (juga disebut cangkok rambut dan tanam rambut) adalah prosedur yang dilakukan untuk mengembalikan rambut pada area kulit kepala yang mengalami penipisan hingga kebotakan . Operasi rambut yang satu ini tersedia dalam berbagai jenis, yaitu:

  • operasi perluasan jaringan kulit kepala (flap surgery),
  • operasi mengurangi kulit kepala, dan
  • implan rambut.

Ketiga prosedur operasi rambut tersebut dapat dikombinasikan satu sama lain atau dilakukan sendiri-sendiri. Setiap orang yang menjalani transplantasi rambut mungkin akan menjalani prosedur yang berbeda-beda tergantung kondisi kulit kepala mereka.Pada dasarnya siapa saja dapat menjalani cangkok rambut, terlepas dari jenis kelaminnya. Meski begitu, berikut ini ada berbagai pertimbangan sebelum melakukan operasi rambut. 

Jumlah rambut yang sehat di kulit kepala yang akan dicangkok ke area yang membutuhkan rambut.Kemampuan menumbuhkan rambut di bagian kulit kepala yang menipis. Dengan berkonsultasi dengan dokter, Anda akan mengetahui apakah kondisi yang sekarang dimiliki memenuhi syarat tersebut. Selain itu, Anda juga bisa menjalani tes darah dan biopsi kulit kepala untuk memeriksa penyebab rambut rontok.

Prosedur transplantasi rambut

operasi bypass jantung
doctors, performing, operation

Dilansir dari American Academy of Dermatology, transplantasi rambut umumnya berlangsung selama 4 – 8 jam. Semakin banyak jumlah rambut yang ditanam, semakin lama operasi ini akan berlangsung. Anda akan diberikan obat bius lokal yang membuat kulit kepala mati rasa selama prosedur tanam rambut terjadi. Beberapa pasien juga akan diberikan obat penenang dengan dosis rendah agar mereka rileks.

Awalnya, dokter kulit akan mencabut rambut sehat dengan memotong selembar kulit dari kulit kepala Anda. Dokter juga dapat melakukan prosedur tanam rambut dengan mengambil helai rambut satu per satu agar hasilnya terlihat alami. Bila Anda menyukai potongan rambut yang dicukur pendek, pilihan kedua mungkin pilihan yang tepat. Namun, mencabuti helai rambut satu per satu berisiko meninggalkan bekas luka dan membutuhkan lebih banyak waktu.

Selanjutnya, asisten bedah akan mempersiapkan kulit kepala dan rambut yang telah diambil sebelum cangkok rambut dilakukan. Setelah itu, dokter dan asistennya akan menempelkan rambut yang sehat ke area yang membutuhkan rambut.Jika semua rambut sudah selesai ditanam, kulit kepala Anda akan dibalut dengan perban dan diberikan instruksi untuk melakukan perawatan rambut di rumah.

Kebanyakan pasien melaporkan bahwa mereka akan melihat hasilnya 6 – 9 bulan setelah tanam rambut dilakukan. Beberapa yang lain butuh 12 bulan. Lama waktu tersebut mencakup saat rambut yang ditanam mengalami kerontokan 1 – 2 bulan setelah operasi. Kondisi ini ternyata cukup normal. Pasalnya, rambut yang rontok nantinya akan ditumbuhi rambut yang normal. Selain itu, rambut Anda mungkin akan terlihat tipis setelah operasi.

Normalnya, dokter kulit akan merekomendasikan obat sebagai cara mengatasi rambut rontok agar hasil dari cangkok rambut lebih maksimal. Perawatan rambut rontok  perlu dilakukan untuk mengurangi penipisan rambut baru. Hal ini juga bertujuan untuk mempertahankan hasil yang tampak lebih alami pada tahun-tahun yang akan datang

Di bawah ini adalah beberapa efek samping yang umum terjadi.

1. Reaksi terhadap obat bius

Pada saat operasi rambut berlangsung, dokter akan memberikan anestesi atau obat bius lokal agar kulit kepala tidak merasakan sakit. Namun, beberapa kasus menunjukkan adanya pasien yang mengalami reaksi alergi terhadap obat bius.

Kasus ini sebenarnya sangat jarang terjadi, yaitu sebanyak 1 dari 10.000 pasien yang dibius dapat memicu reaksi alergi berupa syok anafilaksis Reaksi lainnya mungkin dapat menyebabkan rasa gatal, sulit menelan, batuk, dan pembengkakan di bagian tubuh tertentu.

2. Komplikasi selama dan setelah operasi

Selain reaksi alergi, cangkok rambut juga meningkatkan risiko terhadap takakardia atau percepatan detak jantung. Kondisi yang dapat terjadi selama operasi ini sifatnya sementara, tetapi dapat menyebabkan masalah pada pasien dengan penyakit jantung.

Walaupun jarang terjadi, Anda juga berisiko mengalami infeksi setelah menjalani transplantasi rambut. Infeksi dapat terjadi akibat luka jahitan pasca-operasi berpotensi mengganggu peredaran darah dan membentuk kerak. Hal tersebut menyebabkan infeksi dan kondisi folikulitis pada kulit kepala.

3 Rambut tidak beraturan

 Efek samping lainnya setelah menjalani transplantasi rambut adalah tampilan rambut terlihat aneh akinat folikel rambut yang tidak tepat .kondisi ini dapat terjadi bila dokter bedah tidak memperhatikan arah tumbuhnya rambut asli, pertumbuhan rambut yang sehat dan normal tidak berarah tegak lurus dari kulit kepala melainkan tumbuh dengan sudut yang lebih miring.  Ini dapat terjadi ketika folikel rambut semakin dekat dengan pelipis.

Itu sebabnya kemampuan dokter kulit saat melakukan operasi rambut sangan penting dalam kesuksesan tanam rambut yang tampak alami

4. Efek samping lainnya

Ada beberapa resiko masalah kesehatan lainnya yang timbul setelah trasplantasi rambut yakni:

  • gatal di kulit kepala,
  • bekas jahitan operasi kembali terbuka,
  • bekas luka tidak dapat hilang,
  • keloid pada luka operasi, dan
  • rambut rontok
Lantas seperti apa dan berapa biaya yang dikeluarkan untuk melakukan transplantasi rambut? Kevin Aprilio sendiri sempat mengungkap besarnya biaya yang dikeluarkan untuk transplantasi rambut. Transplantasi yang dilakukan tahun 2021 itu menghabiskan biaya sekitar 3.000 dollar Amerika Serikat atau sekitar Rp 43 juta.
Seperti prosedur bedah lainnya, transplantasi rambut juga memiliki risiko dan efek samping, seperti perdarahan, bekas luka, dan pertumbuhan rambut baru yang tidak wajar. Beberapa orang bahkan mengalami folikulitis, yaitu infeksi atau peradangan pada folikel rambut ketika rambut baru mulai tumbuh

 Berikut ini adalah prosedur transplantasi rambut:

1. Membersihkan kulit kepala

Sebelum transplantasi rambut dilakukan, dokter bedah akan membersihkan kulit kepala terlebih dahulu. Pada tahap ini, rambut di kulit kepala yang folikelnya sehat akan dicukur terlebih dahulu dan dibersihkan.

2. Menyuntikkan obat bius ke kulit kepala

Setelah kulit kepala bersih, obat bius akan disuntikkan ke kulit kepala yang akan diangkat untuk dijadikan bahan cangkokan. Kulit kepala akan diangkat dan disisihkan, kemudian area tersebut akan ditutup kembali dengan cara dijahit.

Bekas luka dapat timbul, tetapi biasanya tidak akan terlihat karena tertutup oleh rambut lainnya.

3. Membagi area cangkok menjadi beberapa bagian

Selanjutnya, dokter bedah akan membagi lajur kulit kepala yang akan ditanam di bagian kepala menjadi 500–2000 bagian, dengan masing-masing bagian memiliki beberapa helai rambut.

Jumlahnya tergantung pada jenis, kualitas, warna rambut, dan ukuran kulit kepala yang akan ditransplantasi.

4. Mencangkok rambut ke kulit kepala yang botak

Setelah cangkokan rambut siap, dokter bedah akan kembali membersihkan dan mempersiapkan lokasi rambut  yang akan ditanami. Dokter akan membuat lubang sesuai dengan jumlah cangkokan yang dibuat dengan pisau bedah atau jarum, lalu cangkokan rambut akan ditanam di lubang-lubang tersebut secara perlahan.

Lamanya operasi pencangkokan rambut tergantung pada seberapa banyak rambut yang dicangkok. Namun, biasanya memakan waktu sekitar 4–8 jam.Sebelum transplantasi atau cangkok rambut dilakukan, dokter bedah akan memeriksa penyebab kebotakan, melihat pola kebotakan di rambut, menganjurkan sejumlah pemeriksaan laboratorium, dan memberikan pantangan agar proses transplantasi berjalan lancar.

Pantangannya dapat berupa anjuran untuk berhenti merokok dan mengonsumsi minuman beralkohol setidaknya selama 3 hari sebelum operasi dilakukan, berhenti mengonsumsi vitamin atau suplemen tertentu selama 2 minggu sebelum operasi, dan memotong rambut menjelang waktu operasi.

Masa Penyembuhan setelah Operasi Transplantasi Rambut

Setelah prosedur dilakukan, kulit kepala akan terasa sangat lunak sehingga harus dibalut kassa selama 1 atau 2 hari. Pasien pun akan diberi obat pereda nyeri, antibiotik, dan obat antiradang untuk dikonsumsi atau digunakan selama beberapa hari.

Kebanyakan pasien bisa kembali bekerja 2–5 hari setelah operasi dilakukan. Dalam waktu 2–3 minggu setelah operasi, rambut di area penanaman folikel baru akan rontok dan rambut baru akan tumbuh sekitar 6 bulan kemudian.Agar pertumbuhan rambut optimal, dokter juga akan meresepkan obat minoxidil. Namun, penelitian lebih lanjut masih diperlukan untuk menunjukkan efektivitas obat tersebut setelah transplantasi rambut.

Efek Samping Transplantasi Rambut

Seperti prosedur bedah lainnya, transplantasi rambut juga memiliki risiko dan efek samping, seperti perdarahan, bekas luka, dan pertumbuhan rambut baru yang tidak wajar.Beberapa orang bahkan mengalami folikulitis , yaitu infeksi atau peradangan pada folikel rambut ketika rambut baru mulai tumbuh. Efek samping ini termasuk ringan dan dapat disembuhkan dengan antibiotik.Untuk meminimalkan risiko dan meningkatkan keberhasilan transplantasi rambut dalam mengatasi kebotakan, prosedur harus dilakukan ketika pasien dalam kondisi sehat.

Apabila Anda masih memiliki pertanyaan seputar transplantasi rambut atau cangkok rambut, termasuk manfaat dan risiko dari tindakan ini, jangan ragu untuk berkonsultasi dengan dokter.Jika Anda berminat untuk menjalani transplantasi rambut, tanyakan juga mengenai biaya tindakan dan perawatan setelahnya. Hal ini perlu menjadi pertimbangan karena prosedur transplantasi rambut umumnya memerlukan biaya yang tidak sedikit.




Komentar

Postingan populer dari blog ini

Macam macam warna urine